Tradisi Aneh Dan Pelik | kahwin Paksa Sebelum Datang Haid Di Yaman

Tradisi Aneh Dan Pelik | kahwin Paksa Sebelum Datang Haid Di Yaman | Sanaa- Para lelaki normal, pasti ingin mendapatkan isteri dengan usia yang lebih muda dan tentu saja masih yang dara bukan? Namun, tradisi yang berlaku di negara2 tertentu seperti Yaman dan Afganistan, memperlihatkan tindakan lelaki di negara berkenaan sungguh keterlaluan.

Tradisi Aneh Dan Pelik | kahwin Paksa Sebelum Datang Haid Di Yaman

Mereka bukannya mencari gadis cukup umur untuk dijadikan isteri, tetapi malah menyasar anak-anak usia di bawah satu dekad, bahkan lima-enam tahun, untuk dijadikan pendamping hidup. Meski bakat cantik sudah terlihat, namun secara lahiriah belum ada yang menarik dari tubuh anak-anak ini. Payudara dan punggung saja belum terbentuk.
Seperti dilaporkan majalah National Geographic edisi terbaru, saban tahun, 10-12 juta gadis belia dipaksa menikah sebagai tradisi dan cara menyelesaikan kemelut keluarga. Biasanya, upcara pernikahan berlangsung tengah malam atau dinihari agar tidak ketahuan polis.
Seperti pengalaman Rajani, lima tahun, dari Negara Bagian Rajashtan, India, yang tertidur saat hendak dinikahkan. Ia pun terpaksa dipangku oleh pak ciknya ke tempat pernikahan dengan calon suaminya yang baru berumur 10 tahun.
Lain lagi dengan gadis cilik dari Yaman bernama Ayesha, 10 tahun. Ia begitu ketakutan saat melihat calon suaminya yang berusia setengah abad. Tiap hari ia menelefon saya dan menangis, ujar adiknya yang bernama Fatimah. Ayesha dan suaminya tinggal di sebuah desa, sekitar dua jam perjalanan dari rumah orang tuanya.
Dunia pernah dikejutkan oleh kisah Nujood Ali yang lari dari rumah suaminya kerana dinikah paksa. Ia lantas meminta pengadilan menizinkan ugutan cerai terhadap suaminya yang berumur 30-an tahun. Upayanya berhasil. Ia sekarang kembali bersekolah dan tinggal dengan orang tuanya. Cerita Nujood dibukukan dalam 30 bahasa dengan judul I Am Nujood, Age 10 and Divorced.
Selain kehilangan zaman kanak-kanak mereka, gadis-gadis ini juga terancam kehilangan nyawanya saat melahirkan .

Artikel Menarik Lainnya



3 comments:

Azlan Ahmad said...

Assalamu 'Alaikum Wa RahmatulLahi Wa Barakatuh

First thing it's the practices among Zaidiyyah, one of the branch of Shi'ah, not among Ahl-Sunnah.

Second the news was reported by western media, which in war with Islam, especially in Yemen.

It does happen but but the western exaggerate this issue.

Did Allah told us to investigate and filter the news we get?

"O you who have believed, if there comes to you a disobedient one with information, investigate, lest you harm a people out of ignorance and become, over what you have done, regretful."Surat Al-Hujurat [49:6]

Third don't slander yourt Muslim brothers and sisters.

Herma Julianny said...

jahatnya...
entah apa tujuan sebenar mereka tu kahwin..

Aku Mad said...

dasat dasat ..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Makhluk Allah Bertandang

Search This Blog

Sembang Minggu ini ( Tersohor )

ENTRI TERBAIK

Google+ Followers

Kepada sesiapa yang ingin berurusan ataupun ingin menyumbang 'entri' untuk di'post'kan ke kakiSembang.com, sila email je Ambe di: admin@kakisembang.com

Followers

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Powered by Blogger.